Bias

Sebelum hujan barusan, angin dan angannya berbeda

Seperti lantunan musik berada di telinga

Bergoyang dengan segala kemungkinan

Apakah warnanya biru ?

Bahkan dengan lampupun masih terlihat buram

Perlahan angin menyapa dengan segala berita

Menempatkannya dalam sebuah kaca

Tapi tetap saja masih ada debu di atasnya

Mungkin bertanya adalah hal yang paling arif

Setelah lelah dengan segala pikiran dan jawabannya adalah……..

Belum ada jawaban ???

Mungkinkah ada di dalam kamar ?

Di bawah mimpi-mimpi yang menjatuhkan, memvonis, menjarah, memihak, membodohi bahkan melupakan

kegilaan itu datang seperti udara yang masuk ke dalam paru-paru

Tidak pernah sadar, dan tidak pernah berontak

Menanamkan pikiran dengan hal-hal yang sepele

Tapi semua itu membuat semua bangun dan tersenyum

Hingga lupa apa yang terjadi barusan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s