Routing

Topologi jaringan yang simple memang bridging jawabannya menurut saya, yang menghubungkan antara server dengan klien yang jauh lokasinya dengan teknologi wireless. Dari perangkat yang ‘low’ sampai dengan ‘high’ kemampuannya dalam mengirimkan paket. Tapi setelah sekian lama dengan bridging ternyata menuai banyak masalah akhir-akhir ini, hal tersebut sangat menguras pikiran sementara data-data di klien sudah semakin menumpuk untuk diupload. Ternyata bridging tidak bisa saya atasi.

Teringat perkataan saudara sekaligus teman bahwa menghubungkan beberapa perangkat dalam satu jaringan bisa dengan routing juga, seperti kata pepatah ‘banyak jalan menuju roma’. Bermodalkan beberapa perangkat dan sedikit pengetahuan tentang IP subneting akhirnya melakukan juga beberapa oprekan, kebetulan disini ada beberapa perangkat wireless mikrotik yang nganggur. Berikut hasilnya.

routing test3

routing test 1

Routingan ini saya terapkan juga pada jaringan dengan perangkat wireless Ubnt Rocket M5. Dengan dasar pada settingan setiap perangkat wireless, bridgenya tidak dipakai begitupun dengan WDS-mode di mikrotik saya disable. Jadi diperangkat pemancar saya setting bridge atau ap-bridge dan di kliennya saya setting station.

Advertisements

One thought on “Routing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s