Setting cepat mikrotik routerboard 750

Routerboards 750 termasuk router yang imut tapi fitur-fitur yang bisa diaplikasikan sangat banyak dari routing dasar sampai routing yang rumit. Kali ini saya mau coba share setting cepat supaya RB750 bisa terkoneksi ke internet (sebelumnya harus sudah ada koneksi ke internet). Topologinya seperti gambar berikut. Topologi
Disini saya pakai port 4 dan port 5, dimana port 4 dari ISP dan port 5 untuk klien. Pastikan mikrotik sudah direset ulang dan remove semua settingan defaultnya.

Flags: D - dynamic, X - disabled, R - running, S - slave
#     NAME                             TYPE               MTU L2MTU  MAX-L2MTU
0     ether1                           ether             1500  1600       4076
1     ether2                           ether             1500  1598       2028
2     ether3                           ether             1500  1598       2028
3  R  ether4                           ether             1500  1598       2028
4  R  ether5                           ether             1500  1598       2028

kita setting dari awal :

  1. Menambahkan IP address dari internet/ISP
  2. Menambahkan gateway
  3. Menambahkan DNS
  4. Menambahkan IP address untuk client
  5. Menambahkan NAT
  6. Cek koneksi dengan ping ke gateway dan DNS server dari mikrotik dan klien
  7. Selesai

Saya coba rinci untuk perintah di mikrotik RB750 :

  • Menambahkan IP address dari internet/ISP
[admin@mikrotik] /ip address> add address=12.34.56.78/30 interface=ether4 comment="dari internet"
[admin@mikrotik] /ip address>print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS       NETWORK      INTERFACE
0 ;;; dari internet</code>
12.34.56.78/30          12.34.56.76             ether4
  • Menambahkan gateway
[admin@mikrotik] /ip routes>add gateway=12.34.56.77
[admin@mikrotik] /ip routes>print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme,
B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit
# DST-ADDRESS PREF-SRC GATEWAY DISTANCE
0 A S 0.0.0.0/0 12.34.56.77 1
1 ADC 12.34.56.78/30 12.34.56.78 ether5 0
  • Menambahkan DNS server
[admin@mikrotik] /ip dns> set servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-request=yes 
[admin@mikrotik] /ip dns> print
                servers: 8.8.8.8,8.8.4.4
        dynamic-servers: 
  allow-remote-requests: yes
    max-udp-packet-size: 4096
             cache-size: 2048KiB
          cache-max-ttl: 1w
             cache-used: 8KiB
[admin@mikrotik]
  • Menambahkan IP address untuk client
[admin@mikrotik] /ip address> add address 192.168.1.1/27 interface=ether5 comment="untuk klient"
[admin@mikrotik] print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic 
 #   ADDRESS            NETWORK         INTERFACE                                                                 
 0   ;;; dari internet
     12.34.56.78/30     12.34.56.76      ether4                                   
 1   ;;; untuk klient
     192.168.1.1/27     192.168.1.0      ether5
  • Menambahkan NAT
[admin@mikrotik] /ip firewall nat> add chain=srcnat src-address=192.168.1.0/27 action=masquerade
[admin@mikrotik] print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic 
 0   chain=srcnat action=masquerade src-address=192.168.1.0/27 
  • Cek koneksi dengan ping ke gateway dan DNS server dari mikrotik dan klien

Untuk cek koneksi salah satunya dengan PING, ping ke gateway dari mikrotik dan PC kalau replay berarti settingan ip point to point kita sudah benar, tinggal cek konkesi kita ke internet dengan ping ke DNS server yang diberikan oleh ISP kita.

links : http://wiki.mikrotik.com/wiki/NAT_Tutorial

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s